Welcome to my another World. You can find "another" me right here LOL

May 04, 2014

Japanese Competition

Good morning~~~
Happy Sunday everyone~~~
Have a nice day :D

This time, I want to share to you guys, yeah as you see the title is "Japanese Competiton". Yup, yesterday I had a competiton held by an Foreign Language academy in my city. I joined the Quiz Contest. FYI, that was my first experience to join such that competiton. I was happy? of course. Among many student who have a good skill on Japanese, Sensei chose me  I really appreciate this /arigatou Sensei/. In addition, I Love Japanese though. I was  nervous? absolutely YES! As I said, that was my first time, regarding I have been an inactive student since I entered High School. Hoho. Forgive me.

Yokohama, one of the largest modern city of Japan


Even I just had 4 days to practice all the lesson of Sakura 1, Sakura 2, Sakura 3, Nihongo 1, and Nihongo 2 text books /that was crazy, yeah/ but, I still had spirit and didn't want to give up. I thought that, that was a good chance, I wanted to reach /at least/ an achievement for my HS period.

After 4 days long of practice, finally D-Day came!!!! We went to the vanue at about 10 a.m. Sensei registered us and managed all th administration. After that, I checked the schedule the Competiton, Quiz Contest was  the 4th competition would be held, after Anime Contest, Kana Contest, and Speech Contest, so we had more time to practice. Good. While waiting, we entered the room for Speech Contest, curious about how the contest running. A little bit boring then, so after our friend's performance, I ended up with my books. Forgive me, again haha. But not to long after that, there was a participant who made me lifted up my head, he seemed really confidence about his performance. He performed with a lot of gesture, face expression, and intonation synchronise to what he said.To be honest, I hated to see the way he gesture his words, it was like, hmm.....cucok?? Haha sorry, dude.

Time passed. And here you go, Lunch time!!! Wooo...Haha. We had lunch after Kana Contest ended. But, Anime Contest hasn't ended yet, there still 5 members of our school left there. At first we would like to wait for them, but then we decided to have lunch first, due the Quiz Contest was about to start in 30 minutes.

It was about 5 minutes before te Quiz Contest started. My school sent 2 groups, and lucky me, that my group would have the 2nd Round. But, I still nervous of my friends. Fufufufu. The 1st Round started, it was running well also my friends, and they successed pass the elimination round . Congrats guys!!

Deg deg deg.....2nd Round started!!!

March 24, 2014

[Random Post] Semangat Semangat

Hai hai...

Hari ini Mid-Term Examnya udah dimulai. Berhubung hari pertama, pemanasan, semangat belum muncul bahkan 30%. Hehe....maklum, saya kan remaja labil /plak. Jadi, tadi pulang ujian saya berencana meregangkan otak dulu, habis ujian Matematika ceritanya. Iseng-iseng buka akun orang yang saya tahu via sosmed. Kebetulan 2 orang ini tinggal diluar negri. Yang satu orang Indonesia yang lagi sekolah di sana, satu lagi orang asli sana yang dul pernah tinggal di Indonesia. Nah, gara-gara mengetahui 'status' 2 orang ini, saya jadi....apa ya nama nya, iri?? Ah, gak tau juga sih.

Setelah beberapa menit membuka dan membaca postingan-postingan mereka, saya jadi flashback sama mimpi saya 2 tahun lalu.

March 02, 2014

[Cerpen] Goodbye My Friend



Happy Sunday Everyone~~~~
Setelah lama tidak mem-posting, kali ini saya ingin berbagi cerpen. FYI, cerpen ini adalah cerpen PERTAMA saya yang berhasil dibuat sampai end. *prok prok prok
Oh ya, FYI lagi, ini cerpen terinspirasi dari salah satu ff (FanFiction) yang saya baca dari Asianfanfic. Tapi saya ga plagiat ya.

Oke, udah itu aja cuap-cuapnya.

Sorry kalo cerpen nya jelek ya~~

Selamat membaca dan berikan komen ya~~~

********

02 September 2013

KRRIIINNNGGG!!!!!
Jam digital yang ada diatas meja itu berdering, menunjukkan pukul 6.30. Di dalam kamar itu terlihat seorang gadis dengan malasnya menjangkau dan mematikan jam yang terkutuk itu. Merasa terusik dengan suara nyaring yang hampir saja merusak gendang telinganya. Dengan badan yang dipaksa untuk bangun, Ia melihat ke arah jam terkutuk itu, dan....
“Astaga!!!! 6.30??!! Aaaaaa......!!!!” Gadis itu langsung terbirit ke kamar mandi, bersiap dan dalam waktu 10 menit sudah lengkap dengan pakaian sekolah nya. Pada seragam gadis itu terlihat badge dengan nama Kana Juanda.

January 23, 2014

Teori Pantulan

WARNING!!!!!
 Postingan ini MURNI dari hasil pemikiran saya dan tidak mengandung unsur dari tulisan  orang lain, jika ada kesamaan pendapat itu adalah kebetulan belaka. Dan, seperti yang sudah saya katakan di postingan sebelumnya, kalau ada hal yang “melenceng” dan tidak sependapat, silahkan komen ya. Mari kita luruskan.

Teori ini saya temukan, ah jangan temukan deh, saya pikirkan waktu saya liat cermin. Pada tau kan apa itu cermin?? yang ga tau cermin berarti minder banget tuh ya sama muka nya, sampe ga berani liat cermin. Hahaha…..

Begini, saya menyebut teori ini teori refleksi karena sifatnya sama dengan cermin. Tapi sayangnya saya belum bisa memberikan bunyi teorinya, tapi untuk penjelasannya, let’s check this out.

Dalam pergaulan kita pasti punya banyak teman dengan banyak sikap juga, kan?? Nah, teori ini berlaku disini nih. Dalam kita bersikap sama teman dan sebaliknya. Di cermin

January 09, 2014

Your Dream is My Dream

Dariku,
untuk mu di masa lalu…




Hai, aku sekarang sudah berada dikelas 11, tahun kedua SMA. Hebat, kan? Dulu kau cuma bisa terkagum melihat kakak-kakak tetanggamu memakai baju putih abu-abu. Dan sekarang aku juga sudah seperti mereka. Aku bahkan sekarang sekolah di luar kota, jauh dari keluarga. Aku hidup mandiri sekarang. Mencuci baju, membersihkan rumah dan kamar, menyetrika, memasak, semuanya….. Aku melakukan semuanya sendiri sekarang. Tidak seperti dulu. kau pasti terkejut ya? Kau dulu yang dibilang anak Mama karena sikap mu yang manja dan selalu mengandalkan ibu, kan? Haha…. Ya, sekarang aku sudah berubah.

Tujuan ku menulis surat ini adalah, ada yang aku ingin sampaikan kepadamu. Aku ingin minta maaf karena sepertinya sekarang aku belum bisa mewujudkan semua cita-cita dan keinginan mu. Belum. kau dulu punya banyak keinginan, bukan? Bercita-cita ingin menjadi dokter, menjadi orang pintar,