Welcome to my another World. You can find "another" me right here LOL

January 23, 2014

Teori Pantulan

WARNING!!!!!
 Postingan ini MURNI dari hasil pemikiran saya dan tidak mengandung unsur dari tulisan  orang lain, jika ada kesamaan pendapat itu adalah kebetulan belaka. Dan, seperti yang sudah saya katakan di postingan sebelumnya, kalau ada hal yang “melenceng” dan tidak sependapat, silahkan komen ya. Mari kita luruskan.

Teori ini saya temukan, ah jangan temukan deh, saya pikirkan waktu saya liat cermin. Pada tau kan apa itu cermin?? yang ga tau cermin berarti minder banget tuh ya sama muka nya, sampe ga berani liat cermin. Hahaha…..

Begini, saya menyebut teori ini teori refleksi karena sifatnya sama dengan cermin. Tapi sayangnya saya belum bisa memberikan bunyi teorinya, tapi untuk penjelasannya, let’s check this out.

Dalam pergaulan kita pasti punya banyak teman dengan banyak sikap juga, kan?? Nah, teori ini berlaku disini nih. Dalam kita bersikap sama teman dan sebaliknya. Di cermin
kalo benda yang diletakkan di depannya air, yang tampak di dalam cermin pasti juga air. Kalau yang di refleksikan tangan ya tampak di cermin juga tangan. Kalau yang berkaca orang cantik ya tampak di cermin nya juga orang cantik. Kecuali kacanya retak, ya.

Ya, seperti ini jugalah saat kita bersikap. Jika kita bersikap baik, orang lain pun akan membalas dengan bersikap baik. Kalau kita bersikap acuh, orang lain juga akan acuh pada kita. Kalau kita bersikap kasar, kasar juga deh orang lain sama kita. Nah, dari hasil pengamatan saya begini lah secara alamiah nya interaksi yang terjadi selama ini. PENGECUALIAN untuk “si muka dua”, yang baiknya cuma didepan. Bisa dibilang orang muka dua ini, sikapnya dikendalikan keegoisan, bukan dari hati. Kesian nih orang yang kayak gini, hidupnya mudah diombang ambing, sesuai mood dan keegoisannya.

 Tapi, sebenarnya teori ini lebih akurat saat berinteraksi dengan orang yang belum pernah dikenal sama sekali. Yup, ini berhubungan dengan kesan pertama saat kenalan, mau baik sama orang lain dan sebaliknya atau nggak, itu pilihan.  Jadi, berhati-hatilah  dalam bersikap. Baik atau tidak nya sikap orang lain sama kita,  sebenarnya itu adalah pantulan dari sikap kita sendiri. So, pilih mau oranglain sikapnya gimana sama kita, tergantung kita ya.


Jya,  Semoga bermanfaat.

0 Kommentarer:

Post a Comment